Categories
Parenting

Gangguan Seputar Miss V Bag2

Perempuan dengan gizi buruk lebih berisiko terkena trichomoniasis, karena daya tahan tubuh yang lemah membuatnya lebih rentan terjangkit bakteri ini. Begitu pula jika Mama dan pasangan tak menjaga higienitas pribadi. DAMPAK PADA KESUBURAN: Bila tidak ditangani segera, infeksi yang berkepanjangan dapat membuat Miss V memproduksi lendir berlebihan.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Akibatnya, sperma sulit menuju indung telur. Selain itu, jika naik ke panggul bakterinya dapat menimbulkan infeksi dan sumbatan pada saluran telur. PENGOBATAN: Setelah jenis bakteri diketahui melalui pemeriksaan cairan vagina di laboratorium, dokter obgin akan memberikan antibiotik seperti metronidazole untuk menghentikan perkembangannya. PENCEGAHAN: Jagalah higienitas daerah kelamin (begitu pula dengan pasangan). Perhatikan kuku jemari tangan, karena kuku panjang yang kotor dapat menimbulkan iritasi bila menggores Miss V saat membersihkannya.

Bersihkan Miss V dari depan ke belakang, jangan sebaliknya, untuk menghindari bakteri dari anus berpindah ke vagina. BACTERIAL VAGINOSIS Normalnya, pada Miss V ter- dapat bakteri ”baik”dan ”jahat”. Bakteri ”baik” berfungsi me ngontrol perkembangan bakteri “jahat”. Ketika terjadi ketidakseimbangan dan jumlah bakteri “jahat” lebih banyak, kondisi ini disebut bacterial vaginosis. Gejalanya: cairan Miss V berwarna putih keabu-abuan atau kekuning-kuningan dan berbau tidak sedap, kadang disertai rasa gatal dan nyeri saat berkemih.

PENYEBAB: Jumlah bakteri ”jahat” (anaerobik) melebihi bakteri “baik” (lactobacillus) di Miss V. Terlalu sering menggunakan pembersih kewanitaan juga menjadi salah satu sebab ketidakseimbangan jumlah bakteri ini. DAMPAK PADA KESUBURAN: Setiap infeksi di daerah Miss V berpotensi mengganggu kesuburan. Lendir yang berlebihan dapat menghambat perjalanan sperma menuju indung telur. Apalagi jika bakteri sudah naik ke daerah panggul dan menyebabkan infeksi pada saluran telur.

Oleh karena itu, sebelum merencanakan kehamilan, Mama sebaiknya memeriksakan diri ke dokter obgin. Pasalnya, selain mengganggu kesuburan, infeksi organ reproduksi juga berpotensi menimbulkan komplikasi kehamilan serta persalinan. Pengobatannya pun lebih sulit bila Mama telanjur hamil karena ditakutkan bisa berdampak buruk pada janin. PENCEGAHAN: Sesungguhnya, Miss V bisa membersihkan diri sendiri, lo, Ma. Karena itu, tak perlu menggunakan pembersih kewanitaan secara berlebihan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *