Categories
Berita

Kenalkan Budaya Makan Lokal

Kesibukan Jimmy seakan tak pernah usai. Sebanyak 200-250 pengunjung per hari yang setia bolak balik datang ke restonya, harus disediakan hidangan lezat. Semua hidangan yang dibuatnya selalu dibuat dengan bumbu segar, pantang menggunakan bumbu instan.

“Saya membuat bumbu sendiri dan setiap hari,”tandasnya. Hebatnya lagi, saat Belanda dilanda krisis, justru restoran yang dirintisnya bersama sang istri, Ni Wayan Suartini malah ramai didatangi tamu. Tak heran jika restonya menjadi salah satu resto penyaji hidangan Asia terbaik di Eropa saat ini. Bagi pembaca majalah Sedap, Jimmy meresepkan 2 hidangan signature yang dikreasikan secara kreatif.

Bumbu lobster bakar dengan dark chocolate. “Saya mencoba hidangan ini beberapa kali sampai yakin bahwa cokelat sangat enak dijadikan saus masakan,” ucapnya. Hati-hati saat memasukkan cokelat ke dalam bumbu tumis, ingatnya. “Pastikan setelah harum dan siap diangkat, baru cokelat dimasukkan dan biarkan meleleh sendiri sambil diaduk cepat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *