Categories
Berita

Pengisap Gas Beracun Bag2

Ashva bersama empat rekannya sefakultas, yakni Anik Haryanti, Dwi Rosiyana, Dwi Pujiana, dan Ana Fairuza Fajriana, menciptakan Safari. Sebelum digunakan, zeolit lebih dulu diaktivasi secara fsik atau kimia. Aktivasi fsik dilakukan dengan cara memanaskan zeolit pada suhu 300-500 derajat Celsius. Sedangkan aktivasi kimia dengan cara menambahkan hidrogen klorida (HCl) atau natrium klorida (NaCl) ke dalamnya. Kecuali zeolit, semua bahan tadi dirangkai jadi satu di sebuah bengkel konstruksi di Malang.

Ashva dan kawan-kawan membuat alat ini selama empat bulan, mulai November 2015 sampai Februari 2016, sejak meriset hingga merangkainya. Biaya riset sebesar Rp 7,5 juta mereka peroleh dari Program Kreativitas Mahasiswa Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Gagasan untuk membuat Safari muncul ketika ayam milik warga Malang banyak yang mati mendadak di dalam kandang. Dwi Pujiana dan kawan-kawan melakukan penyelidikan dan menyimpulkan ayam-ayam tersebut mati karena penyakit pernapasan akibat udara kandang yang beracun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *